Daftar Kopi Kosmetik Berbahaya oleh BPOM Bisa Picu Kanker dan Kerusakan Ginjal

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan temuan mengejutkan dengan adanya puluhan produk berbahaya yang masih beredar di Indonesia. Dalam pengawasan rutin, ditemukan 22 produk herbal dan 11 produk kosmetik yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya, termasuk bahan yang dapat memicu kanker.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menerangkan bahwa hasil temuan tersebut berasal dari pengawasan triwulanan yang dilakukan pada Maret 2026. BPOM berupaya melindungi konsumen dari barang-barang yang tidak terdaftar dan berpotensi membahayakan kesehatan.

“Banyak produk ilegal diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi resmi, atau menggunakan identitas fiktif untuk mengelabui masyarakat,” tambah Taruna dalam keterangan pers.

Berdasarkan hasil pengawasan, mayoritas produk herbal yang terdeteksi adalah produk-produk yang diklaim meningkatkan stamina pria, seperti kopi dan madu kesehatan. Beberapa di antaranya diketahui mengandung substansi yang berpotensi mengancam nyawa seperti sildenafil dan tadalafil.

Sildenafil dan tadalafil adalah obat keras yang seharusnya digunakan di bawah pengawasan medis. Penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko serius, seperti gangguan jantung dan bahkan kematian mendadak.

Penemuan Berbagai Produk Berbahaya oleh BPOM di Indonesia

Perhatian khusus diberikan kepada produk-produk pegal linu yang ditemukan mengandung zat berbahaya seperti deksametason dan natrium diklofenak. Penggunaan zat ini tanpa pengawasan ketat dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang serius, termasuk kerusakan ginjal dan gangguan hormon.

Tak hanya produk herbal dan kopi, BPOM juga menindak produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. Beberapa produk ditemukan mengandung merkuri, yang dapat berisiko tinggi terhadap kesehatan kulit dan ginjal.

Merkuri, yang digunakan dalam kosmetik, berpotensi menyebabkan iritasi kulit, kerusakan organ, dan gangguan kesehatan serius lainnya. Selain merkuri, bahan seperti hidrokinon dan asam retinoat juga terdeteksi dalam produk kosmetik, yang dapat berkontribusi pada efek negatif bagi kesehatan.

Penting bagi konsumen untuk selalu memperhatikan label dan komposisi produk yang mereka gunakan. BPOM berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi risiko yang mengancam kesehatan dari produk-produk ilegal.

Melalui penelusuran yang lebih mendalam, BPOM telah mencabut izin edar dari produk-produk yang terbukti berbahaya dan menginstruksikan penarikan dari pasaran. Langkah ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari ancaman kesehatan yang tidak terduga.

Implikasi Hukum bagi Pelaku Usaha Produksi Produk Berbahaya

Menurut Undang-Undang tentang Kesehatan, pelaku usaha yang terbukti mengedarkan atau memproduksi produk berbahaya dapat dikenakan sanksi hukum yang ketat. Pasal 435 juncto Pasal 138 dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 menetapkan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.

BPOM juga bertekad untuk bekerja sama dengan pihak penegak hukum untuk menindak tegas para pelanggar. Hal ini dilakukan agar tidak ada ruang bagi pelaku yang merugikan kesehatan masyarakat untuk beroperasi.

Dengan langkah yang tegas ini, diharapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk yang beredar di pasaran dapat meningkat. Kesadaran akan pentingnya memeriksa label dan asal produk diharapkan semakin tinggi di kalangan masyarakat.

Pendidikan dan informasi yang tepat tentang risiko kesehatan dari produk yang tidak terdaftar adalah kunci untuk melindungi diri dari bahaya. BPOM juga menyarankan masyarakat untuk melaporkan setiap produk mencurigakan yang mereka temui di pasar.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan BPOM dapat lebih efektif dalam mempercepat pengawasan dan penindakan terhadap produk ilegal yang membahayakan kesehatan. Pengetahuan adalah senjata paling ampuh dalam menjaga kesehatan individu dan masyarakat.

Daftar Produk Berbahaya Hasil Temuan BPOM yang Harus Diperhatikan

Dalam penemuan terbaru, berikut adalah beberapa nama produk herbal yang masuk dalam kategori berbahaya:

1. Gutamin (mengandung natrium diklofenak)

2. Fu Wei Capsules (mengandung sildenafil dan metil testosteron)

3. Geranium Wilfordii Ointment (mengandung mikonazol)

4. Maduon (mengandung nortadalafil)

5. Happyco (mengandung parasetamol, sildenafil sitrat, dan tadalafil)

6. Sehat Pria (mengandung sildenafil sitrat)

7. Godong Ijo (mengandung parasetamol dan kafein)

8. Djinggo (mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil)

9. Sultan-Co (mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil)

10. Pegal Linu Sarang Klanceng (mengandung parasetamol)

11. Kopi Arab Gold Plus Tongkat Ali (mengandung sildenafil sitrat)

12. Kopi Super Jantan (mengandung sildenafil sitrat)

13. Samyun Wan (mengandung siproheptadin)

14. Dua Cobra Gatal-Gatal (mengandung klorfeniramin maleat, kafein, dan parasetamol)

15. Asamulyn (mengandung parasetamol)

16. Bio Nerve Energy Boost Up NDR Group Resources (mengandung deksametason)

17. Kapsul Strong Love (mengandung sildenafil)

18. Sinatren (mengandung deksametason dan prednison)

19. Nyerat Nyeri Tulang & Asam Urat (mengandung natrium diklofenak, asam mefenamat, parasetamol, dan deksametason)

20. Yaman Strong Honey (mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil)

21. U.S.A Viagra (mengandung sildenafil sitrat)

22. Vigra Platinum (mengandung sildenafil sitrat)

Berikut adalah daftar produk kosmetik yang ditemukan mengandung bahan berbahaya:

1. Byout Skincare Brightening Spot Cream (mengandung hidrokinon dan asam retinoat)

2. Brasov Nail Polish No.125 (mengandung pewarna merah K10)

3. LT Beauty Skin WSC 2 in 1 (mengandung merkuri)

4. Madame Gie Madame Take5 01 (mengandung pewarna merah K10)

5. Selsun 7 Herbal (mengandung cemaran 1,4-dioksan melebihi batas)

6. Selsun 7 Flowers (mengandung cemaran 1,4-dioksan melebihi batas)

7. Tzuyu Skin Care Day Cream Protection (mengandung deksametason)

8. Tzuyu Skin Care Glow Expert Night Cream (mengandung deksametason)

9. Beautywise Rejuvenating Facial Toner (mengandung hidrokinon dan asam retinoat)

10. Monesia Apothecary Melano Glow Duo Night Cream (mengandung hidrokinon dan asam retinoat)

11. Monesia Apothecary Night Melano Cream (mengandung hidrokinon dan asam retinoat).

Related posts