Spanyol berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Belgia dengan skor 2-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Los Angeles ini menampilkan semangat juang tinggi dari kedua tim, terutama Spanyol yang mampu menghadapi tekanan dari lawan dengan baik.
Dua gol kemenangan Spanyol diciptakan oleh Fabian Ruiz dan Mikel Merino, sementara Belgia hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Charles De Ketelaere. Kemenangan ini mengantarkan La Furia Roja untuk bertemu dengan tim kuat Prancis di babak selanjutnya.
Dalam laga yang sarat emosi ini, Spanyol menunjukkan permainan menyerang sejak menit pertama. Strategi ini membawa mereka unggul lebih dulu dan menambah intensitas laga dengan berbagai peluang yang diciptakan oleh kedua tim.
Jalannya Pertandingan: Spanyol Menggigit Sejak Awal
Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang saat kickoff. Mereka melakukan serangan beruntun melalui sisi sayap, dipimpin oleh Alex Baena dan Marc Cucurella, serta Lamine Yamal yang beraksi di sisi kanan. Serangan bertubi-tubi ini menciptakan tekanan bagi pertahanan Belgia.
Belgia tak tinggal diam, mereka mencoba mengimbangi dengan aksi Jeremy Doku yang berusaha menguasai lini tengah. Namun, penguasaan bola dan tempo permainan kembali lebih banyak dikuasai oleh Spanyol.
Peluang pertama Spanyol datang pada menit ke-10 saat terjadi kemelut di kotak penalti Belgia yang diakhiri oleh tembakan Rodri namun berhasil diblok. Keberhasilan Belgia dalam mempertahankan gawang mereka di awal-awal laga memberi harapan bagi mereka untuk mencetak gol.
Momen-Momen Kunci Dalam Pertandingan
Gol pertama Spanyol tercipta pada menit ke-30, usai umpan silang dari Pedro Porro. Dani Olmo yang melakukan tembakan sempat ditepis oleh Courtois, namun Fabian Ruiz dengan sigap menyambut bola rebound untuk membawa Spanyol unggul. Momentum ini meningkatkan moral tim Spanyol dalam laga tersebut.
Setelah gol itu, Spanyol hampir menggandakan keunggulan yang sayangnya gagal terwujud ketika tendangan bebas Yamal berhasil dihalau Courtois. Namun, di saat yang tidak terduga, Belgia berhasil menyamakan kedudukan tepat sebelum babak pertama berakhir.
Charles De Ketelaere mencetak gol balasan pada menit ke-41 melalui sundulan dari umpan Timothy Castagne. Gol ini memberi semangat baru bagi Belgia untuk mencoba membalik keadaan pada babak kedua.
Babak Kedua: Ketegangan Meningkat Antara Kedua Tim
Memasuki babak kedua, Belgia berusaha meningkatkan intensitas serangan. Mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya, tetapi Spanyol tetap menunjukkan ketahanan dalam mengatasi tekanan. Permainan lebih terbuka terlihat di kedua sisi, membuat pertandingan semakin menarik untuk disaksikan.
Satu kesempatan mengesankan dari Spanyol terjadi pada menit ke-52 melalui tembakan Yamal yang berhasil diblok. Serangan balasan Belgia terlihat melalui percobaan Maxim De Cuyper, namun hasilnya belum memuaskan ketika sepakannya masih melenceng dari sasaran.
Saat pertandingan semakin mendekati akhir, penyelamatan penting dilakukan oleh Unai Simon untuk menggagalkan satu tembakan melengkung dari Kevin De Bruyne. Tindakan ini menjadi crucial bagi Spanyol untuk menjaga keunggulan sementara di menit-menit akhir.
Keberhasilan Mikel Merino Menjadi Penentu Kemenangan
Pada menit ke-88, Mikel Merino yang baru masuk sebagai pemain pengganti menambah keunggulan untuk Spanyol. Gol keduanya dimulai dari sepakan Pau Cubarsi yang gagal ditangkap oleh kiper Belgia, Senne Lammens. Hal ini menambah kesedihan di kubu Belgia yang sudah berusaha sekuat tenaga.
Meski Belgia berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, tekanan yang dilakukan Spanyol di sisa waktu pertandingan menghalangi setiap usaha mereka. Spanyol terus berupaya menambah gol melalui serangan yang intens, namun tidak ada lagi yang berhasil dicetak.
Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Spanyol. Kemenangan ini akan menjadi modal berharga bagi mereka saat bersiap menghadapi Prancis di semifinal yang pastinya akan berlangsung dengan lebih menegangkan dan menantang.
