Petani Ditemukan Tewas Terbungkus Karung di Jembatan Deliserdang

Misteri hilangnya seorang petani asal Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, akhirnya menemukan titik terang. Sura Sitepu (59) dilaporkan hilang oleh keluarganya, dan setelah pencarian yang panjang, jenazahnya ditemukan terbungkus karung di bawah sebuah jembatan di Kabupaten Deliserdang.

Pengungkapan kasus ini terjadi setelah keluarga korban melaporkan kehilangan kontak dengan Sura. Keluarga dan pihak desa sempat mengunjungi rumahnya untuk mencari informasi, namun hasilnya nihil.

“Pada Rabu malam, 27 Mei 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, keluarga bersama perangkat desa dan personel Polsek Tigabinanga melakukan pencarian. Namun, tidak ada tanda-tanda keberadaan Sura di kediamannya,” ungkap Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, pada Sabtu (30/5).

Proses Penyelidikan yang Melibatkan Polisi dan Masyarakat

Menindaklanjuti laporan dari keluarga, polisi segera melakukan penyelidikan. Dalam proses tersebut, seorang pria berinisial AK (25) ditangkap pada Kamis, 28 Mei 2026, di Kecamatan Juhar.

AK, setelah diperiksa, mengaku mengetahui keberadaan korban dan menyebutkan bahwa ia melakukan tindakan tersebut bersama seorang rekannya. Pengakuan ini kemudian menjadi titik tolak untuk penangkapan tersangka lainnya.

Tim kepolisian kemudian bergerak cepat untuk mencari pelaku berinisial R (20), yang ditangkap di kawasan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Di sana, R ditemukan mengendarai sebuah mobil pikap yang diduga terlibat dalam tindak kejahatan ini.

Penemuan Jenazah dan Proses Identifikasi

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh kedua tersangka, polisi berhasil memperoleh informasi mengenai lokasi pembuangan jasad korban. Tim langsung bergerak ke lokasi yang dimaksud di bawah jembatan di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang.

Pada Jumat, 29 Mei 2026, sekitar pukul 00.10 WIB, polisi menemukan jenazah Sura Sitepu dalam kondisi terbungkus karung plastik. Proses identifikasi dilakukan oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Karo, dan jasadnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk autopsi.

Pebriandi menuturkan bahwa penyidik terus mendalami kasus tersebut dan berusaha mengungkap motif di balik tindakan pembunuhan ini. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dengan profesional dan transparan.

Penyidikan dan Barang Bukti yang Ditemukan

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang krusial. Antara lain, satu unit mobil Mitsubishi Colt T120SS warna putih, pelat nomor kendaraan, serta dokumen dan barang-barang pribadi milik korban.

Barang bukti lain yang turut diamankan termasuk pakaian korban, tas berwarna cokelat, telepon seluler merek Oppo warna merah, serta karung plastik yang digunakan untuk membungkus jenazahnya.

Pihak kepolisian masih menggali informasi dan bukti tambahan dari para saksi untuk memperkuat kasus ini. Mereka berharap bisa segera menyeret kedua tersangka ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka.

Related posts