Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak Orang Tidak Dikenal di Pekalongan

Suami Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Nur Fatwah, bernama Amat Muzakhim, mengalami insiden penembakan yang menghebohkan. Peristiwa ini terjadi pada malam hari di kediamannya, menambah daftar panjang kekerasan yang terjadi di masyarakat.

Kejadian tragis ini dilaporkan berlangsung sekitar pukul 21.10 WIB. Saat insiden berlangsung, Boim, sapaan akrabnya, sedang duduk tenang di teras rumahnya ditemani oleh seorang teman.

Pelaku penembakan tampak menggunakan sepeda motor dan mendekat ke arah rumah Boim. Dengan memegang pistol, pelaku menarik pelat nomor sepeda motornya yang tampak ditutup agar tidak dikenali.

Detail Kronologi Penembakan yang Mengejutkan Masyarakat

Menurut keterangan Boim, pelaku yang mengendarai motor Vario hitam itu tiba secara tiba-tiba dan langsung memutar balik di depan rumah. Pada saat itu, Boim mengira pelaku adalah teman atau kurir yang mengantarkan paket.

Setelah menembak, pelaku langsung melarikan diri menunggang motornya. Boim menceritakan, jarak antara dirinya dan pelaku saat penembakan sekitar sepuluh meter.

Tembakan tersebut meleset dari sasaran dan justru mengenai dinding rumah. Meski demikian, suara letusan menggelegar dan menambah suasana mencekam malam itu.

Pengenalan Pelaku oleh Korban

Dalam pengamatannya, Boim mendeskripsikan pelaku sebagai pria bertinggi sekitar 170 cm. Wajahnya tidak dapat dikenali karena ditutup dengan helm dan masker.

Ia menegaskan bahwa tidak mengenali sosok pelaku tersebut. Di samping itu, Boim menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki permusuhan yang berarti, tetapi saat ini sedang mendampingi kasus penculikan yang melibatkan pedagang martabak.

Kasus penculikan yang dimaksudnya itu adalah permasalahan yang berkembang di Polda, di mana Boim terlibat dalam pendampingan kasus dan penanganan tersangka.

Langkah-langkah yang Diambil Setelah Insiden Penembakan

Setelah insiden penembakan terjadi, Boim segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Tindakan cepat ini penting agar pihak berwajib dapat menangani masalah tersebut dengan serius.

Petugas kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari bukti dan sejauh mana pencarian informasi terkait pelaku sepenuhnya dilakukan. Mereka juga menemukan proyektil logam di area garasi rumah Boim yang menjadi bukti nyata dari kejadian tersebut.

Kapolres setempat menyatakan bahwa timnya terus melakukan pemrosesan lebih lanjut di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, ditemukan bahwa titik tembakan berjarak sekitar 9,5 meter dari posisi Boim saat duduk di teras rumah.

Related posts