Keluarga Diguncang Drama, Harta Kekayaan Mereka Sekian Banyak

Rumor mengenai ketegangan dalam keluarga Beckham akhirnya terjawab dengan pernyataan mengejutkan dari Brooklyn Peltz Beckham. Ia mengklaim bahwa orangtuanya, terutama sang ibu, Victoria Beckham, bersikap manipulatif dan telah mengganggu hubungan bahagianya dengan istrinya, Nicola Peltz, dengan cara-cara yang mengecewakan.

Dalam serangkaian unggahan di Instagram, Brooklyn menyampaikan betapa sulitnya ia mempertahankan keharmonisan keluarga di tengah tekanan publik dan intrik yang terjadi di antara mereka. Tudingan tersebut menggambarkan betapa rumitnya dinamika dalam keluarga yang dikenal sebagai salah satu yang paling terkenal di dunia.

Brooklyn menuduh ibunya berulang kali mengundang wanita-wanita dari masa lalu David. Ia merasa ini adalah upaya untuk menciptakan ketidaknyamanan dan tidak puas dengan pendekatan keluarganya yang selalu memprioritaskan citra di media sosial.

Dinamika Hubungan dalam Keluarga Beckham

Dalam pandangannya, Brooklyn merasa keluarganya terjebak dalam tuntutan untuk mempertahankan citra “keluarga sempurna” di dunia maya. Hal ini semakin memperburuk masalah, memberikan tekanan bagi setiap anggotanya untuk menunjukkan dukungan satu sama lain secara publik.

Ia membagikan bahwa mereka telah berpartisipasi dalam banyak acara dan kegiatan, hanya untuk menjaga penampilan di mata publik, sementara kebutuhan emosional mereka sering kali terabaikan. Merasa kehilangan dukungan sejati dari ibunya ketika istrinya membutuhkan bantuan sangat membuatnya sakit hati.

Keadaan ini menciptakan jarak terbuka antara Brooklyn dan Victoria, yang semakin memperkeruh hubungan mereka. Brooklyn menginginkan agar keluarganya lebih terbuka tentang masalah yang dihadapi, tanpa terus-menerus mengutamakan citra.

Kekayaan dan Status Sosial Keluarga Beckham

Menjadi salah satu keluarga paling kaya dan terkenal, kekayaan Beckham yang sangat besar merupakan hasil dari berbagai sumber. Gaji David Beckham selama kariernya sebagai pesepakbola, kesepakatan sponsor, dan bisnis mode yang dijalankan oleh Victoria menjadi pilar utama kekayaan mereka.

Menurut berbagai laporan, kombinasi total kekayaan yang dimiliki pasangan ini mencapai sekitar £500 juta, setara dengan Rp 9,38 triliun. Angka ini menjadikan mereka sebagai salah satu pasangan dengan kekayaan terbesar di Inggris.

Keluarga ini juga dikenal sering melakukan investasi besar, terutama dalam properti. Mereka memiliki beberapa rumah mewah di berbagai negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab.

Investasi Properti Keluarga Beckham

David dan Victoria telah menginvestasikan sebagian besar kekayaan mereka dalam properti mewah. Salah satu investasi terbesar mereka adalah pembelian rumah di kawasan eksklusif Holland Park, London, pada tahun 2013.

Rumah dengan tujuh kamar tidur ini menjadi proyek besar bagi mereka, di mana mereka menghabiskan khoảng £8 juta untuk renovasi sebelum akhirnya pindah. Saat ini, nilai properti tersebut diperkirakan melebihi £30 juta, menjadikannya sebagai salah satu aset bernilai tinggi dalam portofolio mereka.

Investasi dalam properti tidak hanya memberikan stabilitas finansial, tetapi juga meningkatkan citra sosial mereka sebagai keluarga yang sukses dan berpengaruh di dunia. Hal ini semakin menambah bobot narasi mengenai tekanan yang dihadapi tiap anggota keluarga untuk mempertahankan citra positif di hadapan publik.

Persepsi Publik dan Tantangan Emosional

Tekanan menjadi sorotan media adalah salah satu tantangan terbesar bagi keluarga Beckham. Dengan citra yang dibangun selama bertahun-tahun, mereka sering kali merasa terjebak dalam ekspektasi publik yang tinggi.

Sementara banyak orang melihat mereka sebagai model keluarga yang ideal, realitasnya sering kali jauh dari yang dibayangkan. Adanya isu-isu internal seperti yang diungkap Brooklyn menunjukkan betapa rumitnya hubungan dalam sebuah keluarga yang terus-menerus dikritik oleh pihak luar.

Brooklyn, yang berusaha untuk menjaga keharmonisan dalam keluarganya, telah menunjukkan keberanian dengan berbicara terbuka tentang masalah tersebut. Ini menegaskan bahwa bahkan keluarga-keluarga ternama pun tidak luput dari masalah emosional dan interaksi yang kompleks.

Related posts