Legenda Fesyen Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun

Kabar duka menyelimuti dunia mode internasional dengan meninggalnya Valentino Garavani, perancang busana sepuh asal Italia, pada usia 93 tahun. Dia menghembuskan napas terakhir di kediamannya di Roma, dikelilingi oleh orang-orang terkasih, meninggalkan warisan yang tak terlupakan di dunia fesyen.

Valentino, pemilik nama lengkap Valentino Clemente Ludovico Garavani, lahir di Voghera, Italia, pada 11 Mei 1932. Karier modenya dimulai di Paris, sebelum ia kembali ke Italia untuk mendirikan rumah modenya sendiri pada tahun 1960.

Dia dikenal sebagai sosok yang membuat wanita merasa cantik melalui desain-desainnya. Juga dikenal oleh banyak orang sebagai pencipta warna merah ikonik—Valentino Red—warna tersebut menjadi simbol kemewahan dan gairah yang terwakili dalam setiap koleksi yang diciptakannya.

Sejarah Perjalanan Karier Valentino yang Menggetarkan

Valentino memulai perjalanan di dunia fesyen setelah mempelajari haute couture di Paris. Pada tahun 1959, ia membuka label busana pertamanya di Roma yang segera menarik perhatian banyak kalangan.

Dalam waktu singkat, karyanya menarik perhatian banyak selebritas, termasuk aktris Elizabeth Taylor. Pertemuan mereka terjadi saat syuting film “Cleopatra” di Roma pada tahun 1960-an, dan hubungan mereka pun berlanjut hingga bertahun-tahun berikutnya.

Bersama klien-kliennya yang glamor, Valentino mengukir namanya di industri mode, saat kliennya termasuk Ratu Paola dari Belgia dan Jacqueline Kennedy. Tak hanya di tingkat lokal, desainnya juga mengglobal, menciptakan kesan mendalam di kalangan fashionista dunia.

Selama tahun 1970-an, Valentino menjelma menjadi salah satu sosok mode paling berpengaruh di New York. Lingkaran sosialnya mencakup seniman terkenal seperti Andy Warhol dan tokoh media seperti Diana Vreeland.

Memasuki tahun 1990-an, ia mulai diminati oleh supermodel terkemuka saat itu, termasuk Claudia Schiffer dan Naomi Campbell, yang turut memperkuat citranya di karpet merah.

Keanggunan yang Tak Terbantahkan di Karpet Merah

Sepanjang karirnya, gaun-gun Valentino menjadi pilihan favorit di ajang Oscar. Busananya sering kali dikenakan oleh aktris ternama, termasuk gaun berhiaskan manik-manik yang dikenakan Jane Fonda dan gaun klasik hitam-putih oleh Julia Roberts.

Keanggunan desainnya terlihat jelas pada gaun-gaun yang dikenakan selebritas di perhelatan besar tersebut. Jennifer Lopez dan Cate Blanchett juga menjadi bagian dari deretan aktris yang memperlihatkan mahakarya Valentino di hadapan publik.

Pada tahun 2011, Anne Hathaway membuat momen bersejarah saat ia mengenakan gaun couture Valentino sambil didampingi oleh desainer legendaris tersebut. Momen itu menjadi saksi bisu akan hubungan erat mereka selama bertahun-tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, Valentino tetap menjadi pilihan banyak selebriti saat menghadiri acara papan atas, termasuk Oscar dan perhelatan bergengsi lainnya. Selebriti seperti Zendaya dan Carey Mulligan turut mengenakan busana rancangan Valentino, mendapatkan pujian yang luar biasa dari berbagai kalangan.

Dengan ketelitian dan kepiawaiannya dalam merancang, Valentino membuktikan bahwa kelas dan kecantikan merupakan dua hal yang selalu diperjuangkannya dalam setiap karya.

Pensiun dan Warisan yang Ditunggu-Tunggu

Pada tahun 2008, Valentino resmi pensiun setelah lebih dari empat dekade berkarya di dunia mode. Pensiunnya ditandai dengan peragaan busana spektakuler di Musée Rodin di Paris, yang memperlihatkan perjalanan karirnya yang panjang dan mengesankan.

Setelah menjual perusahaannya kepada konglomerat Italia pada tahun 1998, Valentino tetap aktif bekerja hingga pensiun. Walaupun tidak lagi memimpin perusahaannya, ide-ide kreatifnya tetap hidup dalam desain yang dihasilkan perusahaan tersebut.

Kepergiannya pada tahun 2026 tentu mengundang duka yang mendalam di kalangan kolega dan para penggemar. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh-tokoh terkenal dan pemimpin dunia.

Perdana Menteri Italia, dalam pernyataannya, menilai Valentino sebagai simbol abadi haute couture Italia, mengakui kontribusinya yang besar dalam dunia fesyen. Banyak pelaku industri moda yang merasa kehilangan sosok Valentino yang ikonik dan berkarya dengan hati.

Valentino meninggalkan warisan yang besar dan tak terlupakan. Keberaniannya dalam mengeksplorasi keindahan dan cita rasa dalam mode akan selalu menjadi inspirasi bagi generasi-designer mendatang.

Related posts