Inara Rusli Curhat Tawaran Damai Tidak Mendapat Respons dari Mawa

Inara Rusli mengungkapkan kekecewaannya terkait ketidakmampuannya untuk berkomunikasi secara langsung dengan Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi. Dalam situasi yang rumit ini, dia merasa bahwa penyelesaian yang baik seharusnya dilakukan dalam suasana kekeluargaan, bukan melalui jalur hukum.

Inara menjelaskan bahwa mereka telah berusaha mengajukan restorative justice, tetapi Mawa tidak memberikan respons yang diharapkan. Hal ini semakin menyulitkan karena Inara tidak memiliki nomor kontak Mawa dan merasa terhalang karena diblokir di media sosial.

“Kasus ini sejatinya merupakan masalah internal keluarga yang seharusnya bisa diselesaikan melalui musyawarah,” ungkap Inara. Menurutnya, semua upaya yang mereka lakukan adalah demi menciptakan kedamaian, tanpa merugikan salah satu pihak.

Usaha Insanul untuk Mencapai Kesepakatan Damai

Dalam upayanya untuk mencapai kesepakatan damai, Insanul Fahmi tidak tinggal diam. Kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, mengungkapkan bahwa Insanul telah menunjukkan sikap merendahkan diri demi bisa bertemu dengan Mawa. Hal ini menunjukkan keseriusan Insanul untuk menyelesaikan permasalahan tersebut tanpa menambah konflik yang ada.

Tommy menjelaskan bahwa niat Insanul adalah untuk meminta maaf dan bertemu secara langsung dengan Mawa. “Dia ingin bersujud dan meminta maaf kepada Mawa sebagai bentuk itikad baik dan penghormatan,” jelasnya.

Meski demikian, Insanul merasa bahwa ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menghalanginya untuk berkomunikasi dengan Mawa. Situasi ini semakin rumit dengan asumsi bahwa Mawa mungkin terpengaruh oleh orang lain dalam membuat keputusan mengenai damai.

Kendala dalam Proses Komunikasi dan Penyelesaian

Inara menyoroti kendala yang dihadapi dalam proses komunikasi. Dia mengaku telah berusaha untuk mendekati Mawa melalui berbagai cara, tetapi selalu menemukan jalan buntu. “Setiap upaya untuk berkomunikasi terasa sia-sia karena tidak ada respons,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Pentingnya komunikasi dalam menyelesaikan masalah ini menjadi semakin jelas. Inara berharap kedua belah pihak bisa menemukan jalan keluar yang baik, tanpa menambah ketegangan di antara mereka.

Usaha Insan untuk berkomunikasi dengan Mawa sepertinya juga mengalami banyak rintangan. Menghadapi tantangan ini, dia tetap berpegang pada niat untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara yang baik.

Pentingnya Restorative Justice dalam Tindakan Keluarga

Restorative justice adalah pendekatan di mana pihak-pihak yang terlibat dalam suatu konflik diundang untuk berdiskusi dan mencapai kesepakatan bersama. Inara beranggapan bahwa ini adalah cara yang seharusnya diambil dalam situasi mereka. Melalui dialog dan mediasi, diharapkan semua pihak bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

“Kami percaya bahwa penyelesaian yang damai adalah yang terbaik untuk semua orang,” lanjut Inara. Ia sepenuhnya percaya bahwa melalui komunikasi yang baik, mereka dapat menghindari proses hukum yang berlarut-larut dan merugikan semua pihak.

Dia menjelaskan betapa pentingnya bagi mereka untuk fokus menyelesaikan masalah ini dengan cara yang baik. Menurutnya, ini akan sangat membantu dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan dalam keluarga.

Related posts