Timothée Chalamet baru-baru ini mencuri perhatian dunia perfilman dengan keberaniannya dalam sebuah adegan kontroversial film terbarunya, Marty Supreme. Dalam film ini, ia bersedia untuk mengalami momen yang tidak biasa, yaitu dipukul di bokongnya sebagai bagian dari pengembangan karakter yang kuat.
Adegan tersebut menunjukkan perjuangan karakter yang diperankannya, Marty Mauser, dalam menghadapi tantangan dan egonya. Dalam konteks ini, ia harus belajar untuk merendahkan diri dan bekerja sama dengan pengusaha Milton Rockwell yang diperankan oleh Kevin O’Leary.
Keberanian Chalamet dalam Mengambil Risiko
Saat proses syuting, Chalamet menunjukkan profesionalismenya dengan menolak untuk menggunakan pemeran pengganti. Dia ingin agar setiap momen dan emosi yang ditonjolkannya dalam film terasa autentik, sehingga ia memilih untuk melakukan adegan tersebut sendiri.
Kevin O’Leary mengungkapkan bahwa awalnya ada rencana untuk menggunakan pemeran pengganti dalam adegan tersebut. Namun, Chalamet dengan tegas menolak dan ingin agar dirinya sendiri yang terlihat dalam momen tersebut.
Pemilihan untuk tidak menggunakan pemeran pengganti menunjukkan komitmen Chalamet terhadap perannya. Ini bukan hanya sekadar tindakan fisik, tetapi juga sebuah pernyataan tentang keinginan untuk merasakan setiap aspek dari karakter yang dibawakannya.
Kendala Teknis yang Dihadapi Selama Proses Syuting
Selama proses pengambilan gambar, O’Leary mengungkapkan bahwa ada rencana untuk menggunakan bet palsu untuk menjaga kenyamanan Chalamet. Namun, bet palsu itu rusak setelah satu kali pukulan, sehingga mereka terpaksa menggunakan bet asli dalam syuting selanjutnya.
Pengambilan adegan tersebut berlangsung sangat lama, bahkan hingga 40 kali pengambilan. Hal ini menunjukkan betapa detail dan seriusnya tim produksi dalam memastikan bahwa adegan itu tampak meyakinkan dan menyentuh secara emosional.
Sutradara Josh Safdie sangat memperhatikan nuansa dalam adegan tersebut. Ia menginginkan agar gerakan O’Leary terlihat lebih meyakinkan, sehingga bisa menarik perhatian penonton dan menciptakan efek dramatis yang mendalam.
Penghargaan dan Pengakuan untuk Marty Supreme
Film Marty Supreme berhasil meraih tiga nominasi Golden Globe, yang menunjukkan pengakuan luas terhadap kualitasnya. Salah satu nominasi tersebut termasuk kategori Best Actor untuk Timothée Chalamet, yang berhasil meraih penghargaan tersebut pada 4 Januari 2025.
Marty Supreme bukan hanya sekadar kisah fiksi, tetapi diangkat dari kehidupan nyata Marty Reisman, seorang juara tenis meja legendaris. Film ini menceritakan perjalanan panjang Marty Mauser dalam mengejar mimpinya yang penuh rintangan, menggambarkan semangat dan tekad yang harus dimiliki seorang atlet.
Dengan dukungan pemain lain seperti Gwyneth Paltrow dan Odessa A’zion, film ini menghadirkan kisah inspiratif yang diharapkan dapat memotivasi banyak orang untuk tidak menyerah pada impian mereka.
