Kate Hudson Menyesal Pernah Menolak Tawaran Berperan di Spider-Man Sam Raimi

Kate Hudson baru-baru ini mengungkapkan penyesalan masa lalu mengenai keputusan yang ia ambil untuk tidak menerima peran sebagai Mary Jane Watson dalam film Spider-Man (2002) yang disutradarai oleh Sam Raimi. Meskipun kejadian itu sudah berlalu belasan tahun, Hudson masih merasa penasaran tentang apa yang mungkin terjadi jika ia mengambil peluang tersebut.

Dalam wawancaranya di acara Watch What Happens Live!, ia merefleksikan kembali pilihannya dan bagaimana keputusan itu berdampak pada karirnya. Dalam pandangannya, hal tersebut merupakan keputusan berani yang membuka jalan bagi banyak pengalaman berharga di industri film, meskipun terkadang membuatnya bertanya-tanya tentang jalan yang tidak diambil.

Keputusan untuk menolak peran superhero ikonik itu ia buat demi membintangi film The Four Feathers. Dalam wawancara itu, Hudson tidak hanya mengungkapkan rasa penyesalannya, tetapi juga banyak hal positif yang ia raih dari film lainnya yang ia pilih.

Refleksi Kate Hudson Terhadap Keputusannya yang Pertama

Saat melihat kembali pilihan itu, Hudson mengakui bahwa ia terkadang berpikir tentang bagaimana jadinya jika ia mengambil peran Mary Jane. Nampaknya, momen-momen tersebut membentuk pandangan dan langkahnya dalam berkarir di dunia akting.

Hudson berbagi, “Ada kalanya aku merasa, ‘Akan sangat menarik jika aku berada dalam film Spider-Man.’ Namun, dari keputusan tersebut, aku bertemu dengan Heath Ledger yang kemudian menjadi sahabat baik.” Tak ada yang bisa memungkiri bahwa pertemanan tersebut membawa banyak momen berharga yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Di samping itu, Hudson juga menyatakan bahwa ia merasa tidak enak membicarakan penyesalan ini, karena ia sangat menghormati para aktor yang mendapatkan peran dalam trilogi Spider-Man. Menurutnya, Kirsten Dunst adalah pilihan yang sempurna untuk menghidupkan sosok Mary Jane, sehingga ia tidak bisa merasa terlalu menyesal.

Perbandingan Kesuksesan Film yang Ia Pilih dan yang Ia Tolak

Meski tergoda untuk berandai-andai tentang pilihan yang mungkin lebih menjanjikan, Hudson menyadari bahwa film The Four Feathers, pilihan yang ia ambil, kini tercatat sebagai kegagalan di box office. Dengan total pendapatan hanya mencapai US$29,8 juta dari anggaran sebesar US$35 juta, film tersebut tidak mampu memenuhi ekspektasi baik dari segi komersial maupun kritik.

Film tersebut mendapat skor hanya 41 persen di Rotten Tomatoes, yang jelas bertolak belakang dengan Spider-Man yang memperoleh 90 persen. Ini menunjukkan betapa besar perbedaan dampak yang ditimbulkan dari dua pilihan karir yang sangat berbeda ini.

Namun, perjalanan karir Hudson tidak terhalang oleh satu pilihan yang tampak tidak menguntungkan itu. Dari film How to Lose a Guy in 10 Days (2003) hingga Glass Onion: A Knives Out Mystery (2022), ia berhasil menjadikan namanya tetap bersinar di industri film.

Minat Kate Hudson Terhadap MCU dan Proyek Terbarunya

Menariknya, pada tahun 2022, setelah beberapa lama, Hudson menyatakan ketertarikan untuk bergabung dengan Marvel Cinematic Universe (MCU) jika ada peran yang cocok untuknya. Ini menunjukkan bahwa meskipun sudah membuat keputusan yang signifikan di masa lalu, ia tetap berkomitmen untuk menjalani berbagai peluang baru di masa depan.

Saat ini, Hudson sedang mempersiapkan perilisan film terbarunya berjudul Song Sung Blue yang akan tayang pada 25 Desember. Dalam proyek ini, ia akan bermain bersama aktor terkenal Hugh Jackman, menambah deretan kolaborasi penting dalam karirnya.

Film ini diharapkan dapat menjadi langkah baru yang membawa Hudson kembali ke sorotan penikmat film, dan menjadi salah satu proyek yang banyak dinantikan pada akhir tahun ini. Ini adalah kesempatan untuk memperlihatkan kedalaman akting dan bakatnya yang tak terbantahkan.

Karakter Mary Jane Dalam Film Spider-Man Masa Depan

Sementara itu, karakter Mary Jane Watson yang dulunya menjadi peran yang diperebutkan kini akan dilanjutkan oleh Sadie Sink, bintang muda dari serial Stranger Things. Film baru berjudul Spider-Man: Brand New Day dijadwalkan rilis pada tahun 2026, meski rincian perannya masih dirahasiakan oleh pihak Marvel Studios.

Pengumuman ini menunjukkan bahwa karakter Mary Jane tetap relevan dan menarik di jagat sinema superhero. Dengan pendukung pendukung baru yang berbakat, generasi baru penonton akan mendapatkan interpretasi segfresh terhadap karakter ikonik itu.

Dengan semua perkembangan ini, Hudson berharap bisa melihat bagaimana karakter Mary Jane akan kembali dihadirkan, sekaligus memberi penghormatan kepada semua aktor yang telah membawanya hidup sebelumnya. Kontribusi mereka menjadi bagian penting dari warisan film Spider-Man yang terus dikenang.

Related posts