Cara Kate Middleton dan Pangeran William menghadapi mundurnya Pangeran Harry dari posisi anggota senior Kerajaan Inggris sangat kontras. Kate terlihat lebih tenang dan cuek dibandingkan William yang menunjukkan ketulusan emosional dalam menyikapi situasi tersebut.
Perbedaan tersebut diungkap dalam buku “William and Catherine: The Monarchy’s New Era” yang ditulis oleh Russell Myers. Rilis buku ini dijadwalkan pada 10 Maret dan menjelaskan pandangan yang berbeda antara pasangan ini tentang keputusan Harry dan Meghan Markle.
Pada Januari 2020, pengumuman Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk mundur mengejutkan banyak pihak. Mereka menyatakan niat untuk membagi waktu antara Inggris dan Amerika Utara, yang mengundang beragam reaksi dari masyarakat.
Mengapa Pangeran Harry Memutuskan Mundur dari Kerajaan
Pangeran Harry menganggap posisinya di keluarga kerajaan sebagai sekadar pemain cadangan. Keputusan untuk mundur akhirnya dianggap sebagai langkah yang tidak terhindarkan, mengingat perbedaan penting antara posisinya dan William sebagai pewaris tahta.
Dalam buku tersebut, terungkap bahwa Kate tidak terlalu berusaha untuk membujuk Harry tetap berada dalam kerangka kerajaan. Hal ini ikut dipengaruhi oleh kecenderungan pribadi Kate yang memang terlihat lebih santai dalam menghadapi krisis ini.
Dari sudut pandang William, situasi ini sangat menyedihkan. Ia merasa kehilangan kesempatan untuk menyatukan kembali keluarga dan merindukan hubungan yang erat dengan adiknya, meskipun hubungan mereka sudah mulai renggang selama bertahun-tahun.
Perpecahan dalam Keluarga Kerajaan
Hubungan antara William dan Harry pernah dihiasi dengan kenangan indah masa kecil yang kini ternoda oleh perpecahan. Kenangan-kenangan tersebut mencakup momen-momen emosional ketika mereka saling mendukung setelah kehilangan ibu mereka.
Bagi Pangeran William, kerinduan terhadap hubungan saudara kandungnya sangat dalam. Ia merasa tidak ada jalan kembali setelah situasi ini, mengetahui bahwa Harry kini telah memilih jalannya sendiri.
Pangeran Harry dan Meghan Markle pindah ke California setelah pengumuman tersebut, dan mereka kini membesarkan dua anak, Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Mereka berharap dapat mandiri secara finansial namun tetap mendukung keluarga kerajaan.
KTT Sandringham dan Akibatnya
KTT Sandringham, yang diadakan dengan mendiang Ratu Elizabeth, menegaskan bahwa tidak ada posisi “setengah masuk, setengah keluar” dalam kerangka kerajaan. Perpecahan pun semakin nyata, meskipun di sisi lain Harry sempat bertemu dengan Raja Charles baru-baru ini.
Tahun-tahun berikutnya menunjukkan bahwa meskipun langkah positif terjadi, hubungan Harry dengan William tetap sangat tegang. Pertikaian mereka mencuat ke permukaan setelah wawancara yang kontroversial dengan Oprah Winfrey dan berbagai pernyataan dalam memoar Harry.
Penulis buku ‘Battle of Brothers’, Robert Lacey, menyatakan bahwa keretakan di antara mereka sangat dalam. Menurutnya, rekonsiliasi hanya bisa terjadi jika Harry bersedia mengambil langkah pertama untuk meminta maaf.
