5 Kegiatan yang Harus Dihindari Saat Hujan Petir karena Berbahaya

Jakarta kini kembali berada dalam cengkeraman musim hujan, di mana sebagian besar wilayah Indonesia merasakan dampaknya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan akan potensi hujan lebat yang berlangsung hingga akhir Januari 2026, terutama di daerah Jakarta dan sekitarnya.

Banyak orang beranggapan bahwa berada di dalam rumah saat hujan turun membawa rasa aman. Namun, risiko sambaran petir seharusnya tidak dianggap sepele, karena petir dapat dengan mudah menjalar melalui instalasi listrik dan pipa air dalam bangunan.

Menurut seorang ahli meteorologi, terdapat langkah-langkah yang dapat diambil untuk meminimalkan risiko terkena sambaran petir. Masyarakat dianjurkan untuk menghindari kegiatan yang berkaitan dengan aliran listrik maupun sistem perpipaan ketika cuaca buruk melanda.

5 Aktivitas Berbahaya yang Harus Dihindari Saat Petir Mengguntur

1. Mengambil Mandi di Dalam Rumah

Mandi saat badai petir sangat tidak disarankan karena arus listrik dapat mengalir melalui pipa. Risiko semakin meningkat pada rumah-rumah yang masih menggunakan pipa logam, saat dibandingkan dengan pipa plastik.

2. Mencuci Peralatan Dapur atau Berinteraksi dengan Air

Kegiatan seperti mencuci piring sangat berisiko selama cuaca petir. Air bisa menjadi penghantar listrik yang baik, sehingga meningkatkan bahaya pada situasi seperti itu.

3. Berada Dekat Jendela atau Pintu yang Terbuka

Petir cenderung menyambar area yang terbuka atau yang terhubung dengan logam. Oleh sebab itu, sebaiknya tidak berdiri terlalu dekat jendela atau pintu saat badai berlangsung.

4. Menyentuh Peralatan Elektronik yang Terhubung

Perangkat seperti komputer, televisi, dan mesin cuci berisiko menjadi penghantar arus listrik. Disarankan untuk mencabut perangkat dari stop kontak untuk menghindari kerusakan atau risiko tersengat.

5. Penggunaan Telepon Kabel

Telepon kabel dapat menjadi jalur bagi listrik. Penggunaan telepon jenis ini sebaiknya dihentikan selama hujan petir untuk mengurangi risiko yang ada.

Alasan Mengapa Air dan Listrik Menjadi Jalur yang Berbahaya

Data dari pusat kesehatan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sepertiga dari cedera akibat sambaran petir terjadi di dalam rumah. Hal ini disebabkan karena petir akan mencari jalur tercepat menuju tanah, dan pipa logam, kabel listrik, serta aliran air dapat menjadi penghantar yang sangat efektif.

Risiko sambaran petir melalui pipa lebih rendah pada rumah yang menggunakan pipa plastik, namun bahaya sama sekali tidak boleh diabaikan. Penting untuk tetap waspada, meskipun sudah ada beberapa langkah pencegahan yang diambil.

Cara Efektif untuk Mengurangi Risiko Terkena Petir

Selain menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan risiko, pemasangan penangkal petir di rumah juga direkomendasikan. Perangkat ini dirancang untuk menyalurkan sambaran petir langsung ke tanah, sehingga melindungi penghuni dari bahaya listrik.

Penting juga untuk memperhatikan kondisi sekitar, terutama jika hujan turun sambil disertai petir. Memastikan bahwa rumah dan lingkungan sekitar aman adalah langkah awal yang sangat krusial untuk melindungi diri.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat mengenai Cuaca Buruk

Dengan semakin seringnya kejadian cuaca ekstrem, kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi diri saat cuaca buruk menjadi sangat penting. Edukasi mengenai risiko tersambar petir harus lebih digalakkan, baik di sekolah maupun dalam komunitas.

Aktivitas seperti seminar atau pelatihan dapat menjadi sarana efektif untuk mendidik masyarakat. Meningkatkan pengetahuan ini akan membantu mengurangi risiko cedera akibat sambaran petir di komunitas.

Melalui pemahaman yang lebih baik tentang apa yang harus dihindari saat badai petir, setiap individu dapat membuat keputusan yang lebih cerdas selama cuaca buruk. Keselamatan adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun.

Related posts