Di tengah perkembangan industri kecantikan, The Sanur menciptakan inovasi yang menarik perhatian. Taman Ethnobotanical Garden seluas 4,9 hektare menawarkan lebih dari sekadar keindahan; taman ini menjadi simbol kesehatan dan keberlanjutan.
Taman ini berfungsi ganda sebagai paru-paru kawasan, menghubungkan fasilitas kesehatan dan pariwisata. Dengan konsep ini, The Sanur tidak hanya menekankan kecantikan fisik, tetapi juga kesehatan holistik.
InJourney Hospitality, sebagai pengelola, berkomitmen untuk menjadikan taman ini sebagai laboratorium hidup. Kerjasama dengan Universitas Udayana menjadikan taman ini pusat penelitian yang mendalami aspek etnobotani dan konservasi.
Dengan adanya Nota Kesepahaman Kolaborasi Riset, kontribusi akademik dari Universitas Udayana akan memfokuskan hasil penelitian pada keberlanjutan. Hal ini tidak hanya akan memberikan manfaat ilmiah tetapi juga praktis bagi masyarakat.
Peran Etnobotani dalam Kehidupan Sehari-hari dan Kesehatan
Etnobotani adalah studi tentang hubungan antara masyarakat dan tanaman. Pemahaman ini sangat penting dalam memanfaatkan potensi tanaman untuk kesehatan dan kehidupan kultur masyarakat.
Tanaman obat telah digunakan selama berabad-abad untuk pengobatan tradisional. Dengan memahami tanaman tersebut, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup secara alami tanpa bergantung pada produk kimia yang berbahaya.
Kao-san, misalnya, adalah salah satu tanaman yang banyak dicari karena khasiatnya. Melalui penelitian, masyarakat dapat tahu cara pengolahan dan penggunaannya yang tepat.
Manfaat etnobotani tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga komunitas. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, ekonomi masyarakat dapat terdorong melalui sektor pertanian dan pariwisata.
Sinergi antara Penelitian dan Konservasi pada Ethnobotanical Garden
Konsep penelitian yang terintegrasi dengan konservasi adalah langkah baru dalam menjaga biodiversitas. Ethnobotanical Garden bertujuan untuk melestarikan berbagai jenis tanaman lokal yang hampir punah.
Pentingnya menjaga biodiversitas tidak hanya berdampak pada kesehatan ekosistem tetapi juga pada kesehatan manusia. Tanaman lokal sering memiliki khasiat obat yang belum sepenuhnya diketahui.
Dalam konteks ini, kerja sama antara ilmuwan dan masyarakat lokal menjadi penting. Keterlibatan komunitas akan mendukung upaya konservasi dan memberdayakan masyarakat melalui pengetahuan.
Keberlanjutan taman ini juga menekankan pada pengelolaan yang berbasis ilmiah. Program penelitian bertujuan untuk mengumpulkan data yang diperlukan untuk mendukung konservasi dan pemanfaatan tanaman secara bijaksana.
Pengembangan Edukasi untuk Masyarakat dan Generasi Muda
Selain fokus pada penelitian, Ethnobotanical Garden memiliki tujuan pendidikan yang signifikan. Modus edukasi akan diciptakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat tanaman.
Pendidikan tentang etnobotani akan diajarkan pada generasi muda sebagai bagian dari kurikulum. Dengan memahami pentingnya tanaman, diharapkan anak-anak dapat menghargai lingkungan dan keberlanjutan.
Kegiatan edukatif seperti workshop dan seminar akan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif. Melalui program ini, pengetahuan tentang tanaman lokal dan cara penggunaannya dapat disebarkan secara lebih luas.
Menariknya, Universitas Udayana akan melibatkan mahasiswa dalam penelitian ini. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa tetapi juga bagi masyarakat yang mendapatkan pengetahuan baru.
